Dunia Ekonomi (45)

Jalan Sutera, yang merupakan jalur perdagangan yang dimulai dari Cina, membentang melalui Anatolia dan Mediterania sampai ke Eropa, telah menjadi jalur transportasi barang dagang antara timur dan barat selama berabad-abad.

Dunia Ekonomi (45)

Saat ini, Cina menandatangani pekerjaan penting untuk meneruskan proyek "One Generation, One Way" yaitu proyek Jalur Sutra Modern (The New Silk Road)  yang dianggap sebagai proyek transportasi terbesar di dunia sebagai inisiatif untuk menghidupkan kembali jalur yang telah berakar dari masa lalu.

Proyek ini yang menjangkau 65 negara, termasuk Turki, mencakup 60% populasi masyarakat dunia atau sekitar 4,4 miliyar orang. Proyek yang hampir mencapai 40% dari ekonomi global ini diprediksi akan menciptakan kembali perdagangan global dengan menghadirkan pasar ekspor baru dan produk yang beragam.    

Salah satu tujuan terpenting dari proyek ini adalah untuk mengintegrasikan hubungan antar benua dengan melalui jalur kereta, jalan, pelabuhan, saluran pipa gas alam dan proyek infrastruktur lainnya. Ide untuk membuat rute jalur perdagangan global beragam diharapkan dapat mempersingkat waktu transportasi dan menghemat biaya. 

            Dengan posisi strategisnya, Turki yang merupakan jembatan Asia-Eropa dan merupakan pemimpin Timur Tengah, adalah salah satu komponen terpenting dalam jaringan perdagangan yang beroreantasi timur-barat ini. Dalam konteks ini, zona Jalur Sutra Ekonomi yang mencakup jalan dan kereta api yang menyambungkan ke Eropa akan melalui Turki. 

Sejauh ini, koridor proyek Jalan Sutra Modern yang ada di turki telah tercapai, diantaranya dalam bentuk Jembatan Marmaray dan Jembatan Yavuz Sultan Selim. Dengan diresmikannya kereta api Baku-Tiflis-Kars beberapa hari yang lalu, berari langkah yang paling penting dalam proyek koridor telah terseleseikan. Kereta api Baku-Tiflis-Kars yang akan mengangkut satu juta penumpang dan 6,5 ton kargo, diperkirakan akan meningkatkan kapasitas penumpangnya menjadi 3 juta, sedangkan kapasitas kargonya meningkat menjadi 17 juta ton.

Berkat proyek kereta api Baku-Tiflis-Kars dari Cina, dengan semua jalur kereta berkecepatan tinggi yang akan dibuka, diperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai negara-negara eropa mealui koridor tengah hanya akan mencapai 12-15 hari. Kereta api akan memotong jarak kira-kira 7 ribu kilometer. Hingga hari ini kereta api dari Cina ke Eropa jalur Baku-Tiflis-Kars yang melewati Rusia dapat memotong jarak kurang lebih tujuh ribu kilo meter.

Selain untuk meningkatkan kepentingan strategis Turki di kawasan ini, Jalur Sutra Modern juga merupakan proyek yang menawarkan peluang signifikan untuk mencapai tujuan ekonomi masa depan. Jalur perdagangan timur-barat yang melalui Turki yang berada pada titik temu antara Asia dan Eropa menunjukkan bahwa Turki memiliki kesempatan yang sangat penting untuk  menarik modal Asia yang kaya. Mengevaluasi kesempatan ini dan mengubahnya menjadi sebuah keuntungan akan bergantung pada hubungan Turki yang akan berkembang dan berlangsung dengan mitra komersialnya.

Isu lain yang melatarbelakangi Turki dalam proyek ini adalah energi. Turki sebagai negara yang sedang melangkah maju dengan strategi-strateginya untuk menjadi pusat perdagangan energi dengan proyek saluran pipa minyak dan gas bumi yang ada serta proyek lain yang sedang berjalan, mengambil bagian penting dalam Proyek Jalan Sutra Modern. Jika negara-negara Timur Tengah dan Asia Tengah yang kaya akan sumber energi dapat mengambil peran dalam memperbaiki energi mereka untuk kepentingan proyek ini, maka mereka akan dapat mengekspor sumber energi mereka ke Turki dan Eropa, salah satu pasar energi yang memiliki angka permintaan terbesar.

Turki, yang berada pada jalur ideal jalur transfer energi ini, dengan infrastruktur energi yang ada, di satu sisi akan memenuhi kebutuhannya sendiri, di sisi lain juga akan membuka pintu keluar jalur energi ke negara-negara Eropa. Turki, sebagai pusat jalur energi yang akan dapat dikembangkan antara Asia dan Eropa, akan mengambil langkah penting untuk menarik pelaku regional dan global untuk mengembangkan Pasar Energi, yang merupakan salah satu target terpentingnya saat ini.

Pendek kata, Turki harus mengoptimalkan peluangnya untuk dijadikan jalur perdagangan transit yang akan membuka Jalan Sutera Modern  timur-barat, memperkuat langkah-langkahnya untuk menjadi negara pusat perdagangan energi serta memperluas pasar ekspor dan menjadi bagian dari jaringan perdagangan global.



Berita Terkait