• Video Galeri

Eko Politik (15)

Kami akan sajikan kajian dari Prof. Dr. Erdal Tanas KARAGÖL Departemen Ekonomi, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Yildirim Beyazit

Eko Politik (15)

Pada hari Senin, Presiden Erdoğan membuka Sistem Insentif Berbasis Proyek untuk mendukung peningkatan produk yang bernilai tinggi yang dihasilkan di Turki dan akan memberikan kontribusi sampai batas tertentu, dengan total paket 135 miliar. Sistem insentif ini yang akan mendukung produksi produk teknologi tinggi dalam ekonomi, akan memberikan kontribusi positif kepada pasar tenaga kerja dalam lapangan pekerjaan.

Sistem yang berbasis proyek insentif untuk mengurangi ketergantungan Turki pada asing akan meningkatkan nilai tambah pada aspek produksi dan akan mengurangi defisit transaksi berjalan (current account deficit).. Dalam hal ini, Turki dapat meningkatkan produksi dengan mempromosikan mekanisme dukungan khusus untuk investasi. Ini akan menghasilkan produk yang bernilai sangat tinggi.

Sistem Insentif Berbasis Proyek dapat diklasifikasikan ke beberapa spesifikasi berikut: insentif pajak, insentif kerja, insentif pembiayaan, insentif investasi. Berikut adalah bantuan pembayar pajak; pembebasan pajak bea cukai, pembebasan PPN, bantuan untuk sentimen pengusaha premium asuransi hingga 10 tahun dalam pekerjaan, bantuan untuk pemotongan pajak penghasilan selama 10 tahun dan bantuan personil yang berkualitas.

Menyangkut pembiayaan, bantuan energi berada di garis depan dari 10% hingga 50% dari pengeluaran konsumsi energi. Di sisi lain, penting untuk menggarisbawahi bahwa situs investasi akan disediakan dengan situs investasi gratis selama 49 tahun dan dukungan infrastruktur, bila diperlukan.

Dalam hal ini perusahaan dan proyek mana yang diberikan bantuan? Insentif ini diberikan kepada 23 proyek milik 19 perusahaan. Tak perlu dikatakan, sementara perusahaan dan proyek sedang diseleksi, beberapa sektor dipilih secara strategis. Pemilihan sektor-sektor seperti petrokimia, industri pertahanan, sistem transportasi, teknologi energi, penerbangan dan ruang angkasa terutama ditujukan pada ekonomi-ekonomi ini dengan memfasilitasi pajak dan investasi keuangan dan lapangan kerja.

Seperti diketahui, bahwa ekspor Turki pada tahun 2017 senilai $ 157 miliar. Pada tahun-tahun yang akan datang, target ekspor ini akan lebih tinggi. Insentif Berbasis Proyek memiliki peran yang sangat penting dalam membawa kinerja yang sukses.

Sistem Insentif Berbasis Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekspor Turki sekitar $ 6 miliar. Pada saat yang sama, sistem ini diharapkan memberikan pengaruh pada pengurangan nilai impor sebesar 12 miliar dolar, dan dengan demikian penurunan defisit transaksi berjalan sebesar 19 miliar dolar dapat diantisipasi. Semua angka-angka ini adalah langkah-langkah cukup konkret dari Intensif Berbasis Proyek untuk menciptakan pengurangan defisit.

Di sisi lain, investasi yang didukung ini juga memiliki aspek lapangan pekerjaan. Insentif berbasis proyek ini akan memberikan peluang terbukannya 34 ribu hingga 134 ribu lapangan pekerjaan sehingga akan memberikan dampak yang positif di dunia pasar tenaga kerja.

Hari ini dunia dalam percepatan pembangunan sangat cepat dan teknologi tinggi. Ekonomi Turki tidak mungkin menjauh dari hal ini. Turki akan menempati posisi yang lebih kompetitif dalam ekonomi global.

Dalam konteks ini, Sistem Insentif Berbasis Proyek yang akan dijalankan tepat waktu dengan struktur yang akan mendukung ekspor produk teknologi tinggi, akan memberikan dampak pada pengurangan defisit transaksi berjalan Turki dan akan menunjukkan kekuatan utama dalam kinerja ekonomi global yang lebih kompetitif.

Turki tengah mengalami pertumbuhan yang tinggi dari aspek investasi dan ekonomi berbasis ekspor. Paket stimulus ini akan mendukung kinerja yang berkelanjutan, kami yakin dapat mengatakan bahwa kami tengah melangkah ke arah pertumbuhan yang inklusif.

 

Demikian kajian dari Prof. Dr. Erdal Tanas KARAGÖL Departemen Ekonomi, Fakultas Ilmu Politik, Universitas Yıldırım Beyazit



Berita Terkait