Kecaman Erdoğan pada Organisasi Teroris

Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan pada hari Selasa negaranya tidak akan mentolerir organisasi teror, yang digambarkan sebagai "kelompok pembunuh yang haus darah dan musuh Turki dan bangsa Turki".

Kecaman Erdoğan pada Organisasi Teroris

Berbicara kepada para Gubernur di Istana Kepresidenan di ibu kota Ankara, Erdoğan mengatakan Turki telah ditinggalkan sendirian dalam perjuangan berkelanjutan melawan terorisme.

"Kondisi pertama untuk keberhasilan perjuangan melawan terorisme di luar negeri adalah untuk menjaga negara kita tetap utuh," kata Presiden Erdoğan.

Ia juga menambahkan, "kika kita tidak dapat memberikan ketenangan, keamanan dan kesejahteraan di negeri kita sendiri, kita tidak bisa mengambil langkah di luar negeri".

Dia mengatakan semua kelompok teror telah bersumpah untuk menghancurkan negara Turki.

"Tapi kita tidak akan mentoleransi setiap organisasi teroris," tambahnya.

Erdoğan juga mengkritik negara-negara yang mengubah sikap mereka pada pertempuran melawan ISIS.

"Kami mengikuti benar negara-negara yang menempatkan perjuangan dengan ISIS di tempat pertama, tapi telah berpaling hampir melindungi ISIS," kata Erdoğan.

Presiden mengatakan semua proyek yang tidak mempertimbangkan struktur sejarah, agama, etnis dan budaya runtuh satu persatu.

"Turki, dalam semua kekacauan ini, sedang mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk sendiri dan saudara-saudaranya," tambah Erdoğan.

Ankara telah mengambil langkah-langkah untuk menindak ISIS sejak kelompok teroris melakukan serangkaian pemboman bunuh diri di Turki.

 

 



Berita Terkait